jeti

Last pray chapter 1

Last pray chapter 1

 

 

Cast : find by your self

 

 

Author : simple jeti

 

 

Enjoy this story, many typo

 

 

****

 

 

 

Saat senja menjelang dan langit bahkan tidak berwarna jingga, saat langit menghitam dan ikut meratapi kesedihanmu. Saat langit bukan hanya merintik, tetapi ikut memuntahkan tangisan derasnya ke tanah seolah mengerti suasana hatimu yang juga menghitam. Saat itu pula kamu menyadari kalau kesedihanmu bukan kamu sendiri yang merasakan, tuhan pun terasa ikut prihatin dan menyuruh alamnya untuk sekejap menundukkan egonya untukmu.

 

Apakah kamu pernah merasakannya?, saat hatimu benar-benar hancur, saat dadamu terasa sangat sesak setelah menangisi kisahmu dan alam bahkan mendukung hari sedihmu dengan menghujanimu hingga tak berdaya di kelamnya harimu.

 

Kalau kamu pernah merasakannya, pasti kamu juga tahu bagaimana rasa Tiffany saat ini. Saat hari lelahmu baru saja usai dan hal yang paling kamu inginkan adalah bergelung dengan kekasihmu di apartemen hangat kalian dan bercerita bagaimana menyebalkannya atasanmu yang selalu menekan dengan semua pekerjaan yang rasanya bisa membunuhmu kapan pun itu.

 

Saat anganmu menginginkan harimu berakhir nyaman dalam dekap hangat kekasihmu setelah seharian ini kamu memeras otak dan keringat hanya agar kehidupanmu dan kekasihmu bisa meringan, Tiffany pikir itu akan terasa indah. Tubuhnya bahkan bisa merasakan betapa hangat rengkuhan kekasihnya saat tubuh mungilnya dipeluk hangat oleh kekasih cantiknya.

 

Tetapi ternyata keindahan angannya itu hanya akan menjadi angan.

 

Saat kamu memasuki apartemenmu, dan hal pertama yang kamu dengar bukanlah sapaan selamat datang dari kekasihmu. Tetapi yang kamu dengar adalah desahan indah dari kekasihmu, yang sayangnya desahan itu bukanlah hasil perbuatanmu. Melainkan hasil pekerjaan lelaki yang dia tahu adalah teman satu kampus kekasihnya itu, yang Tiffany pikir hanya teman bermain. Tetapi nyatanya kini Tiffany melihat Taeyeonnya sedang ditindih oleh teman ‘bermain’nya itu.

 

Saat kamu pikir hanya kamulah selama ini yang dapat menyentuh tubuh indah kekasihmu, hanya kamulah yang mencintai dan begitu pula dirinya. Namun sekarang semua kepercayaanmu itu terbayar dengan sangat tidak impas. Saat kamu bekerja dengan keras untuk membiayai kehidupan kalian bahkan untuk biaya pendidikan kekasihmu yang semua orang tahu tidak sedikit.

 

Tiffany bahkan rela bekerja lembur membantu atasannya itu untuk mendapatkan tambahan apapun itu, Tiffany yang sering pulang larut dengan keadaan yang sangat lelah. Dan harusnya hari ini Tiffany juga pulang larut, tetapi karena merasa bersalah pada Taeyeon karena waktu mereka yang selalu tersita. Akhirnya Tiffany membatalkan rencana lemburnya dan meninggalkan bosnya itu bekerja sendirian.

 

Tetapi apa yang didapat oleh Tiffany kini bukanlah rengkuhan hangat, tetapi hanya teriakan nama Tiffany dari mulut Taeyeon. Dan Tiffany tidak ingin mendengar apapun kata dari bibir Taeyeon, dia lebih memilih berlari sekencang yang dia bisa entah kemanapun itu. Tiffany hanya bisa membekap mulutnya erat dengan tangannya agar suara tangisnya tidak terdengar walaupun itu mustahil.

 

Karena kini tangis Tiffany pun semakin kencang seiring larinya yang semakin melambat, dadanya pun naik turun menandakan betapa sesaknya nafas Tiffany akibat lari dan tangisannya itu.

 

Tiffany yang berjalan tanpa arah ditambah hujan yang serasa membantunya untuk menyamarkan airmatanya itu, pun menyamarkan tubuhnya yang mungil ditengah derasnya hujan. Pakaian yang dikenakan Tiffany bahkan tidak bisa melindungi tubuh lelahnya, pakaian kerja ketatnya yang hebatnya masih belum berganti.

 

Dan disinilah Tiffany, bergelung dengan pikirannya tentang kisahnya dengan Taeyeon yang dia yakini sudah berakhir. Duduk di kursi pinggir trotoar yang dingin karena hujan, Tiffany masih menangisi hari buruknya ini. Saat teman-teman kerjanya sudah menikmati akhir harinya dengan orang-orang terkasihnya, tapi Tiffany malah berakhir dipinggir jalan karena tingkah kekasihnya yang tidak terduga itu.

 

Apa yang ada dipikiran kekasihnya itu?, apakah dia tidak bisa merasakan besarnya cinta Tiffany untuknya?, apakah Tiffany membuat kekasihnya kecewa sehingga dia berbuat sedemikian itu?. Beribu pertanyaan ada di benak Tiffany tanpa Tiffany tahu bagaimana dia mencari jawabannya.

 

Rasanya Tiffany ingin menerobos lalu lintas yang ada didepannya dan mencari jawaban kepada tuhannya secara langsung, bolehkah dia menghadap tuhannya secara langsung dan dia pikir semuanya akan selesai. Dia yakin itu.

 

Dan Tiffany pun berdiri dari duduknya, dia melangkah perlahan kearah jalan yang basah karena hujan masih terus membasahinya, Tiffany melangkah perlahan dengan sisa tenaganya.

 

Saat diyakini ada mobil yang melaju dari arah samping, Tiffany pun melangkahkan kakinya kearah aspal hitam itu dan menutup matanya rapat.

 

Terdengar bunyi decitan ban mobil beradu dengan aspal menandakan betapa mobil itu berusaha menghentikan lajunya, terdengar suara keras hasil hantaman benda-benda itu.

 

Tiffany sedikit membuka matanya dan yang terakhir dia lihat adalah malaikat berpakaian serba hitam yang sedang memandangnya, pandangan Tiffany yang semakin mengabur karena guyuran hujan dan kesadarannya yang semakin menipis pun tidak bisa membantu banyak. Badan Tiffany terasa remuk, Tiffany bahkan tidak bisa merasakan lengan kanannya.

 

Tiffany pun pasrah untuk ikut dalam pusaran hitam yang semakin menguasai pandangannya, dan yang dia ingat terakhir kali adalah namanya yang disebut oleh malaikat hitam itu mungkin untuk mencatat namanya. Tiffany perlahan lega karena akhirnya dia akan mengadukan semua kisahnya dengan Taeyeon kepada tuhannya, Tiffany tidak perlu lagi merasakan sakit dihatinya ini.

 

 

 

Tbc…

 

****

 

 

Hei… Saya bawa shot story disini, mungkin akan jadi Twoshoot atau three lah

 

Nikmatin aja jalan ceritanya πŸ™‚ , semoga feelnya dapet. Dapet kan ya feelnya?. Atau malah berantakan:'(

Kemarin baru update? Dan sekarang update lagi? LCR belum update? Iya….

 

See you on next part.

 

 

 

 

Advertisements

27 thoughts on “Last pray chapter 1”

  1. Kalo nanya feel nya dapat atau engga, jawabannya dapet banget bagus bagus
    Taeng kok jahat udah di sekolahin dibiayain tpi berkhianat 😦 sediiih
    Itu semoga malaikat mautnya jessie ya ditunggu chap yang lain yaaa

    Like

  2. njayyy, kirain kekasih mungil nya jessica wkwkwkwk.. dpt ko thor feel nya, nyesek nya dpt.. kdang makan ati emang klo bca sad story, curiganya yg nabrak jessi sih thor (?) ye ga?

    Like

  3. asyik2 ada yg baruuu…huh tiff tegarkan hatimu nak…kau pasti akan brtemu malaikat tp bkan malaikat maut melainkan malaikat cantik pastinya…

    Like

  4. Yeay new ff 😊
    Jeti kan? kalo bukan jeti males ah, tapi it’s ok lah yg pentng bukan taeny haha😈

    jan panjangΒ² lah ceritanya, nanti ada konflik. ga suka konflik gue πŸ˜’
    😊😊😊

    Like

  5. Hahaha Taeyeon jahat syukur lah dia jahat.. πŸ˜€ haha..
    Wahh tiffy kau harus melepaskan taeyeon , kalau kau tidak melepaskannya kau hatimu akan bertambah hancur. Huahh gue sedih liat tiffy begitu. Semoga aja yg mengedarai mobil itu adalah jessie… hehe^^
    Kakak feelnya keren..
    mulai dari pertama saja udah keren..
    Jeti forever~
    Maaf kak kalau comment nya terlalu panjang.
    Thanks kakak^^

    Like

  6. Aduhhhh untung aja itu yang affair taeng hahaha (tawa jahat). jdi inget goblin hahahaha. klo misal dia jessi pakaiannya kyk yg di goblin pasti ganteng kyk om dongwook wkwkwk. itu beneran malaikat pencabut nyawa?

    #whypatiniselalumenderita
    #hidupjeti

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s