jeti

Love can’t reach chapter 11

Love can’t reach chapter 11

 

 

Cast :

 

– Jessica Jung

 

– Tiffany Hwang

 

– Other cast find by your self

 

 

Enjoy this story, many typo

 

 

****

 

 

Tiffany sedang berada di kediaman keluarga Jung, dia ingin bermain dengan Jessica. Tapi Jessica sedang tidak berada dirumah, salahkan Tiffany yang tidak mengirim pesan kepada Jessica dahulu.

 

Niat Tiffany untuk memberi Jessica pelajaran karena peristiwa di cafe tempo hari itu gagal sudah, sebenarnya Tiffany ingin mencincang tubuh Jessica saat ini. Tapi karena Jessica sedang tidak ada tidak mungkin Tiffany mencincang tubuh mommy Jung, sangat tidak sopan sepertinya.

 

Dan disinilah dia, di dapur bersama dengan mommy Jung yang sedang sibuk membuat makan siang.

 

” Tiffany sayang, maukah kamu mengantar makan siang ini ke kantor Krys, sekalian kamu makan siang disana. Mommy memasaknya terlalu banyak, lupa kalau Jessica sedang tidak dirumah”. Ucap mommy Jung sambil memasukkan masakannya kedalam kotak-kotak makan yang siap untuk disusun.

 

“Lalu mommy akan makan sendirian, apa tidak sekalian mom ikut ke kantor oppa denganku”. Ucap Tiffany.

 

“Tidak apa-apa Tiff, sayang saja kalau makanannya terbuang. Kamu saja yang kesana mom tunggu dirumah saja”. Jawab mom sambil menyerahkan susunan kotak makan yang akan dibawa oleh Tiffany.

 

“Oke mom, aku usahakan untuk tidak lama-lama agar mom tidak sendirian di rumah”.

 

“Santai saja, nikmati waktu kalian”. Ucap mommy Jung sambil mengelus lembut rambut Tiffany dan berlanjut membersihkan wadah-wadah kotor bekas memasak tadi.

 

 

*****

 

 

Tiffany sudah berada di lobby kantor milik Krys saat ini, Tiffany berkunjung ke kantor Krys sudah sekitar dua kali. Dan itupun harus dengan di’paksa’ oleh mommy Jung atau memang ada perlu, Tiffany memang tidak suka dengan situasi kerja yang menurutnya membosankan. Maka dari itu dia sebisa mungkin mencari tempat kencan yang lain, apalagi ini adalah tempat kerja bukan tempat yang pantas untuk berkencan menurutnya.

 

Saat Tiffany sudah didepan lift, dia sempat bingung apakah kantor Krys ada di lantai 7 atau 8. Karena setiap kesini dia selalu ditunggu oleh Krys oppanya di lobby kantor jadi Tiffany tidak perlu mengingat-ingat letak kantornya, dan memang hari ini dia tidak memberi kabar Krys oppanya. Tiffany pikir Krys oppa pasti ada di kantornya jadi dia tidak perlu memberi kabar apapun.

 

Tiffany sudah berada di dalam lift dan memutuskan untuk menekan tombol pada lantai 8, dia hanya ingin mencoba peruntungannya. Toh kalaupun salah lantai dia hanya harus pergi kelantai lainnya. Tiffany membetulkan letak kotak makan yang ada ditangannya sambil menunggu lift sampai ke lantai yang dituju.

 

Saat lift sampai ke lantai 8, Tiffany yang keluar dari lift dan menuju ke lorong yang ada didepannya. Saat Tiffany mulai melangkah di antara lorong-lorong itu, dia merasa ada yang janggal. Lorong itu terasa berbeda dari terakhir dia berkunjung kesini, lorong itu entah kenapa terasa sepi dan sedikit terasa lengang.

 

Tiffany mencoba melihat ke dalam salah satu ruangan dan ternyata ruangan itu kosong, bukan cuma kosong karena tidak ada orang tetapi benar-benar kosong tidak ada perabotan atau apapun disana. Tiffany mencoba melihat ke ruangan yang lain dan hasilnya sama bahkan tidak ada pintu di semua ruangan itu, dia mulai menyadari kalau dia salah lantai. Mungkin ruangan Krys ada di lantai 7, lantai ini bahkan belum dipakai batin Tiffany.

 

Saat akan sampai ke ujung lorong yang seharusnya itu adalah kantor Krys oppanya, Tiffany sudah akan kembali ke pintu lift tapi ada sesuatu yang membuatnya mengurungkan niatnya.

 

Tiffany seperti melihat ada bayangan dan suara dari ruangan di ujung lorong itu, dia memutuskan untuk mendekati ruangan itu berniat untuk menanyakan dimana ruangan Krys. Tiffany mengutuk kebodohannya yang tidak menanyakan itu kepada resepsionis atau apapun yang dapat mempermudahnya, apalagi Tiffany harus membawa kotak bekal yang semakin berat ditangannya ini.

 

Saat Tiffany tepat di depan ruangan itu Tiffany melihat ada dua orang yang sedang berhadapan, yang satu berdiri menghadap pintu dan yang lain membelakangi pintu. Terlihat kalau yang membelakangi pintu adalah seorang perempuan karena rambut panjang dan tubuh mungilnya, dan saat Tiffany mengarahkan pandangannya ke orang yang menghadap pintu betapa Tiffany lega.

 

Bagaimana tidak lega, kalau orang itu adalah Krys. Entah dia salah lantai atau bukan yang lebih penting dia bertemu dengan Krys saat ini.

 

Tapi langkah Tiffany terhenti saat melihat raut wajah Krys yang terlihat serius dan tangan yang bersedekap, mungkin Krys sedang membicarakan tentang pekerjaan. Tiffany memutuskan untuk menunggu sampai Krys selesai berbicara takut kalau kehadirannya menggangu Krys, tapi lama Tiffany menunggu didepan pintu bukannya selesai tapi membuat Tiffany semakin aneh.

 

Krys yang semakin mendekat ke arah perempuan itu dan terlihat perempuan itu hanya berdiri diam. Dan tiba-tiba saja gerakan Krys selanjutnyalah yang membuat mata Tiffany membulat seketika.

 

Krys terlihat mengulurkan tangannya ke arah wanita itu dan langsung merengkuh tubuh wanita itu dengan erat, dan wajah Krys pun langsung mendekat ke arah wanita itu dan dengan cepat melumat bibir wanita itu dengan rakus.

 

Tangan Krys yang masih merengkuh tubuh wanita itu pun dengan perlahan naik turun mengelus punggung dan semakin mempererat rengkuhannya.

 

Tiffany yang melihat itu pun hanya bisa berdiri kaku dan sangat terkejut dengan apa yang ada di depannya itu. Krys oppanya yang selama ini selalu memperlakukannya seolah Tiffany adalah barang mahal yang tidak bisa sembarang disentuh, krys oppanya yang selalu menuruti dan menghargai semua keputusannya. Krys oppanya yang baik, yang selalu dewasa disetiap keputusan dan tingkah lakunya.

 

Sekarang dengan mata kepalanya sendiri melihat Krys sedang mencumbui perempuan lain dengan rakus, yang bahkan Tiffany tidak tahu siapa wanita itu karena tidak bisa dan tidak ingin melihat wajah wanita itu. Krys oppanya yang dengan rakus sedang mencumbui wanita itu bahkan tidak menyadari ada sosok lain yang sedang ‘menikmati’ pertunjukan itu.

 

Demi tuhan ini adalah tempat yang semua orang bisa mendatanginya dan siapapun bisa memergoki kelakuan mereka. Ataukah jangan-jangan kegiatan seperti ini sudah wajar dilakukan oleh Krys, dalam hati Tiffany mengutuk kelakuan Krys yang memuakkan ini.

 

Belum selesai Tiffany menghadapi Jessica yang semakin menjadi dengan gadisnya itu, sekarang Tiffany harus menerima kenyataan kalau Krys oppanya bahkan bermain dengan liar di belakang Tiffany. Krys oppanya yang dia pikir bisa menghargai wanita ternyata sedang bercumbu di tempat yang menurut Tiffany tidak pantas.

 

Hati Tiffany langsung remuk seketika, remuk oleh dua bersaudara sekaligus. Jessica dan Krys yang dengan hebatnya sudah membuat dirinya merasa menjadi perempuan tidak berharga, mereka berdua sama-sama menjauhinya untuk perempuan lain. Air mata Tiffany dengan tidak diharapkan perlahan turun seiring dengan semakin sesak dadanya.

 

Tiffany sebenarnya ingin hubungannya dengan Krys diperbaiki, bagaimanapun Krys adalah orang yang menurutnya pantas untuk dipertahankan. Tapi setelah tahu kelakuan Krys seperti ini Tiffany bahkan sudah yakin hubungan mereka tidak bisa tertolong.

 

Tiffany pelan-pelan memundurkan langkahnya, perlahan agar dua manusia itu tidak menyadari kalau penonton mereka telah pergi. Air mata Tiffany bahkan sudah membasahi pipinya sedari tadi sampai-sampai Tiffany harus membekap mulutnya rapat agar isakannya tidak terdengar.

 

Tiffany membalikkan badannya dan berjalan cepat menuju lift, bekal yang sedari tadi di bawanya semakin digenggam erat. Bekal ini entah kenapa terasa semakin berat, sungguh memuakkan mengingat dia kesini untuk makan siang dengan Krys dan berakhir seperti ini. Bayangannya yang ingin menghabiskan masakan mommy Jung bersama Krys disertai dengan canda pupus sudah, jangankan tawa. Binar-binar dimata Tiffany pun sudah tidak terlihat sekarang.

 

Tiffany bertanya-tanya, salah apa dia terhadap Krys sehingga Krys menghianatinya seperti ini. Bukankah semuanya terlihat baik-baik saja, sampai tiba-tiba Krys menjauh tanpa sebab. Sepertinya semua orang berlomba-lomba untuk menjauhinya, apakah Tiffany memang tidak pantas untuk dicintai. Apakah tidak bisa dia mendapat cinta yang bisa membuat harinya menjadi cerah, bukan menjadi kelam seperti ini.

 

Krys yang dia anggap sebagai malaikat itu bahkan bisa berbuat sebegitu brutal dibelakangnya yang bahkan masih sebagai kekasihnya. Memang dari awal Tiffany sempat menduga akan hal ini, tetapi tetap saja saat mengetahui tingkah Krys dibelakangnya seperti ini membuat hatinya hancur. Tiffany seakan merasa tidak ada tempat lagi untuknya, tidak ada yang mau menerima hatinya.

 

***

 

 

Tiffany dan keluh kesahnya bahkan tidak sadar telah mengendarai mobilnya sudah cukup lama, untunglah tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan saat mengendarai mobilnya tadi. Tiffany bahkan menyetir dalam keadaan kalut, beruntung tuhan masih menyertainya jadi dengan ajaib mobilnya sudah berada dilingkungan rumahnya.

 

Saat mobil Tiffany melewati taman favoritnya, lebih tepatnya taman biasa Tiffany dan Jessica menghabiskan waktu. Pandangan Tiffany tertuju pada bangku kosong tempat mereka biasa duduk, perlahan Tiffany mematian mesin mobilnya. Dia keluar dari mobil, yang lebih anehnya Tiffany dengan tidak malasnya tetap membawa kotak bekal itu kearah taman tersebut. Mungkin Tiffany berpikir akan memberikan makanan itu kepada orang acak yang lewat di depannya nanti.

 

Dengan raut wajah yang masih tidak karuan dan nafas yang masih sesenggukan dia berjalan ke arah bangku itu. Tiffany berjalan dengan langkah gontai seakan dia sedang berjalan kearah tiang gantung, mungkin saja memang kehidupan Tiffany berakhir. Lebih tepatnya kehidupan cintanya.

 

Tiffany berpikir apakah mungkin sudah tidak tersisa cinta untuknya, apakah memang dia akan berakhir sendirian seperti sekarang. Sedangkan orang di sekelilingnya terlihat membara dengan cinta mereka masing-masing. Seakan dunia ini hanya ada mereka saja tanpa ada gangguan dari manusia lain.

 

Air mata Tiffany yang awalnya sedikit mereda pun kembali mengalir, Tiffany meratapi nasibnya yang tidak beruntung ini. Nafas Tiffany semakin sesengukan, Tiffany bahkan tidak menghiraukan beberapa orang yang melewatinya dengan tatapan aneh. Tiffany dengan satu tangannya menyangga kepalanya yang semakin menunduk seakan saat tangannya tidak menyangga maka kepalanya akan langsung terantuk ke tanah.

 

Saat Tiffany sedang meratapi nasibnya dengan tangisannya itu, tiba-tiba saja ada seseorang yang duduk dengan agak kasar disebelahnya. Tiffany masih setia menundukkan kepalanya tanpa ingin melihat siapa yang dengan lancangnya mengganggu waktu pribadinya.

 

Orang itu terdiam disebelahnya tanpa melakukan apapun, hanya terlihat duduk diam. Lalu dengan tiba-tiba orang itu meraih susunan kotak bekal Tiffany yang ada di antara mereka, dengan cekatan orang itu membuka tiap kotak dan meraih salah satu sumpit itu.

 

Tiffany yang hatinya sedang kalut pun semakin dibuat aneh, apa yang sedang diperbuat orang aneh ini dengan kotak bekalnya. Memang Tiffany sudah tidak ada nafsu untuk memakan makanan itu, tapi saat ada orang asing yang dengan tidak tahu malu akan memakan makananmu. Bukankah alarm kepemilikanmu langsung menyala, walaupun dengan keadaan seburuk apapun hatimu saat ini.

 

Orang itu dengan santainya mengambil makanan dari kotak itu dengan sumpit dan dengan tidak terduga menyodorkan makanan itu ke depan mulut Tiffany. Tiffany yang keheranan pun spontan mendongakkan wajahnya. Dan saat Tiffany menatap wajah orang itu, Tiffany hanya melihat orang itu dengan sayu tanpa ada ‘perlawanan’ apapun.

Β 

Β 

“Buka mulutmu, kamu harus mencoba makanan ini”. Kata orang itu.

 

Tiffany masih tetap dalam diam tidak bereaksi apa-apa.

 

“Apakah rasa masakan ini tidak enak makanya kamu tidak mau memakannya?”.

 

“Mengapa kamu menangis?, apakah karena rasa masakan ini yang tidak enak makanya kamu sedih?”. Cerca orang itu tanpa menerima jawaban apapun dari Tiffany, tangannya masih setia berada didepan mulut Tiffany.

 

Orang itu pun memasukkan makanan ke dalam mulutnya dan mengunyahnya dengan perlahan.

 

“Hmmm, rasanya enak. Cobalah sedikit”. Orang itu sekali lagi menyodorkan makanan kedepan mulut Tiffany.

“Kalaupun harimu buruk, setidaknya masukkanlah sedikit makanan kedalam mulutmu agar besok kamu bisa memperbaiki hari burukmu ini”. Lanjut orang itu.

 

Tiffany yang melihat itu pun tidak bisa berbuat banyak, akhirnya membuka sedikit mulutnya dan menerima suapan dari orang di depannya ini. Dengan masih sesenggukan dan air mata yang tetap mengalir Tiffany mengunyah makanannya dengan lambat.

 

Orang itu kembali memasukkan makanan ke dalam mulutnya dan bergantian dengan menyuapi Tiffany sampai makanan di depan mereka habis.

 

“Aku akan membeli minuman untuk kita, tunggu di sini oke”. Ucap orang itu sambil pergi meninggalkan Tiffany.

 

Tiffany hanya diam melihat punggung orang itu perlahan menjauh, suasana hati Tiffany sedikit membaik mungkin karena perutnya sudah penuh atau mungkin karena alasan lain dia juga tidak paham.

 

Saat Tiffany untuk kesekian kalinya sedang sibuk dengan lamunannya, tiba-tiba saja ada sesuatu yang dingin menyentuh pipinya. Saat Tiffany menolehkan kepalanya, matanya langsung disuguhkan dengan minuman dingin yang terlihat embun-embun di luar gelasnya menandakan kalau minuman itu masih dalam keadaan dingin.

 

“Jus cukup kan untuk siang yang panas seperti ini”. Orang itu berkata sambil menyodorkan minumannya kepada Tiffany. Tiffany pun menerimanya dalam diam.

 

Mereka pun meminum jus siang mereka dalam diam, sambil melihat-lihat sekitar mereka menikmati suasana dalam diam. Lebih tepatnya Tiffany yang diam karena orang disebelah Tiffany sedari tadi bermonolog tanpa ada balasan dari Tiffany.

 

“Apakah harimu baik hari ini?. Semua berjalan lancar kan?”. Sekali lagi orang ini mencoba peruntungannya.

 

Tapi bukannya mendapat jawaban, Tiffany malah menyandarkan kepalanya ke bahu orang itu, sambil menutup mata Tiffany menyamankan dirinya.

 

Orang itu menolehkan pandangannya ke arah Tiffany, dia memandangnya lama.

 

“Mau menceritakan sesuatu kepadaku?. Kamu sangat diam kau tahu”.

 

“Hmmmm”. Itulah kata pertama yang diucapkan Tiffany kalau itu bisa dikategorikan sebuah kata.

 

“Apakah harimu berat?. Aku memang tidak tahu ada apa dengan harimu. Tetapi yang kamu harus tahu, aku akan menemani sisa harimu dan meyakinkan kalau harimu tidak akan semakin memburuk”. Ucap orang itu dengan sebelah tangannya terulur ke wajah Tiffany dan mengelus lembut pipi Tiffany yang masih terus bersandar di pundaknya.

 

Tiffany yang mendengarnya pun mendongakkan kepalanya ke arah orang itu dan sedikit tersenyum, senyum tipis yang hampir tidak terlihat.

 

“Thanks Jessi”. Tiffany pun mengulurkan tangannya untuk memeluk pinggang Jessica menyamankan tubuhnya.

 

Orang itu yang ternyata Jessica pun membalas merengkuh pundak Tiffany erat, meyakinkan Tiffany kalau Jessica akan menjaganya dari semua hal buruk yang akan menimpa Tiffany.

 

 

 

Tbc…

 

 

 

*****

 

 

 

Heiii apa kabar?

Gimana feelnya dapet? Atau malah garing? Atau malah kalian gak dapet feelnya

 

Pendek ya kayaknya chap ini?maap maap dah ya

 

Tuh yg pngen krys selingkuh, seneng kagak hahaha gak sih emang dr awal ide ceritanya gini dan kykx kliatan bgt kok dr awal πŸ™‚ . dan kliatanx banyak kok yg udah nebak ya.

 

Oh ya di chap ini bukan saya mau nyembunyi2in Jessica, tapi saya emang pengen nyari moment yang pas buat nunjukin kalo itu Jessica. Jadi bukan asal nunjukin itu siapa πŸ™‚ . kalo kalian teliti, saya juga ngelakuin itu d scene pas Jessica baru ketemu sama Taeyeon. Saya cuma gak suka aja kalo nunjukin itu siapa / namanya tanpa ada moment yang pas, kesannya aneh aja buat saya.

 

Oh ya makasih bgt bgt buat yang masih trus nungguin ff ini apalagi yang setia buat komen2 dan tetep support, saya bener2 makasih bgt πŸ™‚ . see you on next chapter πŸ™‚ .

 

 

Advertisements

28 thoughts on “Love can’t reach chapter 11”

  1. yaaaa….. lupa dech tiffy yg mau ngehukum jessi keburu patah hati gara2 ngeliat krys ena ena… 😁😁 #pengalihanbiargabaper
    #nyesek.
    syukur jessi langsung datangi tiffany jadi tiffy ga terlalu merasa sendiri dan kesepian.

    tanks juga untuk author yg buat ff jeti. krn ff jeti udah sangat langka. 😁😁
    and tanks juga karna cepat updet nya. ga nunggu berbulan-bulan. πŸ˜ƒ

    Like

    1. Hheeeiii…serius aku baru aja ngpost tadi trus lgsg ada notif gmail ini kaget loh hahaha
      Kok cpet bgt kamu bacax
      Dapet feelx brrti ya? Q kdang sering kuatir pas bwt scene sedih gni takutx garing
      Hahaha iyah sma2
      Iya kykx para author lg sibuk bgt kali ya :-). Maklumin aja πŸ™‚
      Thanks for always support my ff its so mean to me πŸ™‚
      Thanks for comment πŸ™‚

      Like

  2. cwe yg jd selingkuhan krys bkn tae kan?
    secara masih kepikiran sama bau parpum’a hehe
    niat’a mau cincang jessie eh keburu dicincang sama krys tu hati tiff haha
    udh ngira tu pasti jessie secra tiff langsung ga ada prlawanan pas mknan’a diambil. kalo bkn jessie pasti tiff mencak” haha
    tenang tiff kmu ga sendiri pan masih ada mom jung buat nemenin masak wkwk

    Like

    1. Heeeiiii…
      Hahaha jangan kpkiran gitu kgak fokus ntr
      Kamu mah emang gitu kykx, sering bs nebak . beberapa aja gak nebak itu jessica
      Hahaha iya kesian mom jung sndrian yak
      Thanks for comment πŸ™‚

      Like

  3. Klau tanya soal feel-nya… feel nya sih luar biassaaa, thanks buat moment jeti nya dan klo bsa lebih romantis daripada ini “permohonan” Tolong dikabulkan πŸ˜…πŸ˜…

    Like

  4. Yeah,, jeti kembali,, and yeah Krys selingkuh,, hehehe πŸ˜€
    gue seneng banget, Krys selingkuh,, feelnya dapet.
    gue sangat deg-degan banget pas ada orang yg memakan bekal itu,, gue kira ada org baru yg mulai mendekati tiffy, trus gue sangat terkejut, rupanya org itu jessie..hehehe. gue penaran banget chap selanjutnya,, Next yyaa!!
    JETI always forever,,
    Fighting Thor,,!!
    Thanks~~

    Like

  5. hai author-nim ^^
    ciee krys selingkuh ciee haha klo sica tau kakaknya selingkuhin fany bakalan gimana ya.. aih ternyata itu sica sica jessica kirain orang baru ^^

    Like

  6. hai author-nim ^^
    ciee krys selingkuh ciee haha klo sica tau kakaknya selingkuhin fany bakalan gimana ya.. aih ternyata itu sica sica jessica kirain orang baru ^^ . semoga hari mu menyenangkan author-nim

    Like

    1. Heeeeiiii jg..
      Seneng amat krys slingkuh πŸ™‚
      Oh oh keep waiting ya lanjutan crtax
      Sica sica jessica? :-). Sounds good
      Iyaaaa makasih, sbenerx emang udah bagus kok harix makax bs update πŸ™‚
      Thanks for comment πŸ™‚

      Like

  7. Bisa nebak sih kalo Kris selingkuh.. tapi yg Jessica kukira bora ternyata Jessie yeeyy😊😊 aku seneng Kris selingkuh jadi kan nanti tiff ma Jessie 😊 sabar ya tiff kebahagiaan mu ada di Jessie kau hanya perlu menunggu waktu hehehe itu tdk akan lama kokπŸ˜‹πŸ€—

    thx Thor udh updte tiap hari aku cek wordpressnya ternyata baru updt 😊 ditunggu selnjutnya

    Like

  8. Tuh kan!!! apa gue kata, krys selingkuh!
    Taengsic gue disini kaga ada 😦

    eh author, ini kan ff Jeti. pastinya njess sama tiff dong.
    terus Taeyeon oppa gue sama sapa ? sendirian aje gitu?

    Like

    1. Tuh kan selingkuh, seneng kagak
      Oh iya belum muncul emang, tungguin ya πŸ™‚
      Hahaha tungguin aja klanjutan2x
      Taeng sama aku lah πŸ™‚
      Thanks for comment πŸ™‚

      Like

  9. yes krys ketauan jg…and yes jeti nya mulai ada manis2nya gtu hehe…kyaknya ga lama bkal end ni ff…ntar lklo dh end bikin lg ya thor ff jetinya…dtnggu lo…

    Like

  10. Owaaaa nc nc nc nc😭😭😭😭😭😭 aku curiganya sih krystal ama taeyeon sihh yaaaa tp gatau juga wkwkwk.. dan udh tebak klo yg datang itu jessica hahahahaaaa aura nya sih kentara wkwkwkk kalo aku yaa yang rasain

    Like

  11. YEEESSSSHHHHH!!!!entah kenapa pas liat krys selingkuh hati ini sangat gembiraπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚wkwkwkwkwk… tiffany cocok sama jessica aja dibantingkan si kampret krys…
    so sweet bangeeettt… momentnya JETI SUKA BANGET SUMPAHHH!!!
    btw feelnya dpt banget thor aku sampai senyum” sendiri wkwkwk…
    Always Fighting!!! Buat ceritanya author☺
    jaga kesehatan selalu supaya bisa update terus FF ini wkwkwk…πŸ˜‚

    Like

  12. curiga deh klu yg ganggu hbngan krysfany tuh si tae,,krn chapter sebelumnya tiffany mncium aroma sprti yg di temukan di laci krys,,semoga enggak deh..
    😁😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s