jeti

Love can’t reach chapter 6

Love can’t reach chapter 6

 

Cast :

 

– Jessica Jung

 

– Tiffany Hwang

 

– Other cast find by your self

 

 

Enjoy this story, many typo

 

 

****

 

 

Krys sedang bermain dirumah Tiffany saat ini, dia sedang berada diruang tengah dengan Tiffany yang sedang duduk disampingnya. Krys yang sedang menekan-nekan tombol remote tv mencari acara yang bagus, berharap bisa menemani waktunya.

 

Sedangkan Tiffany berkutat dengan laptopnya sedang mengerjakan tugas kuliahnya. Tugasnya yang dalam minggu ini harus segera dikumpulkan sementara dia belum mengerjakan sampai setengah.

 

Krys menoleh kearah samping, meletakkan lengannya di sofa sambil meletakkan tangannya di pundak Tiffany.

 

“Perlu bantuan baby?”

 

“Sebenarnya iya oppa, tapi aku ingin menyelesaikannya sendiri. Tidak adil kalau aku meminta bantuanmu”

 

“Iya tidak adil juga untukku, 2 jam disini dan kamu lebih memilih berkencan dengan laptopmu dari pada oppa tampanmu ini”

 

Seketika Tiffany merasa tidak enak, dia benar-benar harus menyelesaikan tugasnya secepat mungkin sebelum waktunya.

 

“Maaf oppa bukan maksudku mengabaikanmu, atau kalau tidak oppa bisa mengobrol dengan daddy. Dia ada diruang tamu kan”.

 

“Tidak terima kasih, kamu tau aku tidak terlalu akrab dengan daddymu. Obrolan kami tidak pernah bisa singkron”.

 

“Kamu benar oppa, tapi kenapa kamu tidak bisa dekat dengan daddy. Padahal kalian sesama laki-laki aku pikir obrolan kalian bisa nyaman satu sama lain. Kamu harus mencoba dekat dengannya oppa”.

 

“Hmmm”. Krys hanya berdehem sambil mendekatkan wajahnya kearah Tiffany dan mengecup pelan puncak kepala Tiffany sebentar. Betapa Krys ingin melakukan lebih tapi apa daya kalau Tiffany masih belum siap.

 

Tiffany selalu nyaman dengan perlakuan Krys, Krys selalu memperlakukannya dengan hormat. Dia selalu menghargai Tiffany.

 

Walaupun sebenarnya kalau boleh jujur, rasanya untuk oppa Jessica ini sudah tidak sama seperti dulu. Sejak Tiffany tau kalau Jessica mencintainya, ada sisi dihatinya yang simpati dengan Jessica dan selalu ingin lebih memperhatikan Jessica lebih dari sebelumnya.

 

 

 

****

 

 

 

“Selamat datang di cafe kami, mau pesan apa?”

 

Itulah yang terdengar dari arah kasir saat Jessica sedang memasuki sebuah cafe di daerah sekitar lingkungan rumahnya.iya, Jessica sedang berjalan-jalan disekitar rumahnya setelah sekian lama hanya mengurung diri didalam kamarnya.

 

Dia sedang ingin mencari udara segar, suasana cafe ini cukup sepi sekarang, hanya ada beberapa orang yang sedang menikmati sarapan paginya.

 

Dia berjalan kearah kasir dan ย melihat-lihat papan pesanan yang ada ditembok belakang kasir.

 

“English breakfast please”

 

“Ok silakan duduk, sebentar lagi pesanan anda akan kami antar” ucap sang kasir tersenyum ramah”

 

Kebetulan cafe ini baru buka beberapa minggu, maka dari itu dia mencoba makanan disini. Juga untuk mencari suasana baru, rata-rata cafe disini sudah dia coba dengan Tiffany. Mungkin cafe ini juga bisa menjadi tempat barunya untuk meluangkan waktunya selain dikamarnya tentu saja.

 

Beberapa saat pesanannya sudah datang, dengan perlahan dia melahap sarapan paginya sembari menikmati suasana diluar cafe, beberapa orang berlalu lalang di trotoar. Sedangkan dia memang pada dasarnya sedang tidak mempunyai pekerjaan yang menyita waktu, jadi dia bisa mendapat waktu luangnya dengan maksimal.

 

Setelah dirasakan, masakan di cafe ini cukup memuaskan. Mungkin lain kali dia harus mencoba menu lain. Selesai dengan makanannya, dia keluar dari cafe tersebut. Dia sengaja memilih berjalan kaki untuk sedikit melatih tubuhnya dan sekalian untuk mencerahkan pikirannya saja.

 

Tapi sepertinya kecerahan pikirannya tidak berlangsung lama, baru beberapa blok dia berjalan dia sudah mengalami insiden. Saat berada ditikungan, dia yang sedang menikmati suasana tiba-tiba saja ada yang menabraknya dari arah depan.

 

Mungkin salahnya yang tidak terlalu memperhatikan jalan, tapi yang lebih membuat ini disebut insiden adalah orang yang menabraknya itu sedang membawa minuman. Lebih tepatnya kopi panas, panas karena saat kopi itu tumpah didaerah perut atasnya kulitnya terasa tersengat seketika. Demi tuhan dia menyukai aroma kopi, tapi tidak dalam posisi diatas bajunya.

 

“Aduh”

 

“Ya ampun” ucap orang itu, lebih tepatnya perempuan itu.

 

“Ya tuhan, maafkan aku. Aku benar-benar tidak sengaja, apa yang harus aku lakukan”. Ucap perempuan itu sambil mengusap tumpahan kopi yang ada dibaju Jessica, berharap tumpahan kopi itu menghilang.

 

“Tentu saja kamu tidak sengaja, kalau sampai kamu sengaja aku akan membuat perhitungan denganmu”. Ucap Jessica dengan nada tajam.

 

Seketika perempuan itu pun mendongakkan kepalanya melihat kearah Jessica, sedikit melupakan usahanya menghilangkan noda kopi itu. Posisi mereka yang cukup dekat membuatnya otomatis memundurkan tubuhnya, sedikit canggung.

 

“Aku benar-benar tidak melihat sekitar, maafkan aku. Aku terlalu fokus ke kopi yang aku bawa”

 

“Dan lihat hasil dari konsentrasimu ini, sangat mengesankan” ucap Jessica tetap dengan mode tajamnya.

 

“Hei aku benar-benar menyesal sudah menumpahkan itu kebajumu, jangan seperti itu. Begini saja, rumahku berada beberapa tikungan dari sini. Bagaimana kalau kita membersihkan noda ini di rumahku”.

 

“Tidak perlu, aku bisa membersihkannya sendiri”

 

“Aku mohon ikutlah denganku, aku akan semakin merasa bersalah kalau kamu menolaknya. Yah yah” ucap perempuan itu dengan tatapan memelas.

 

“Ok ok, ayo sebelum aku menjadi kopi kering berlama-lama diluar sini” kata Jessica dengan tatapan jengahnya.

 

 

Tidak lama mereka sudah sampai di rumah perempuan itu, lebih tepatnya apartemen sederhana. Begitu memasuki apartemen tersebut dia melihat kalau ruangan itu mempunyai desain yang menarik, memang ruangan itu tidak cukup besar tapi terlihat pemiliknya ingin membuat tempat itu nyaman dengan desain yang dibuat.

 

“Apartemenmu bagus, apakah kamu mendesainnya sendiri?” ucap Jessica sedikit mencairkan suasana.

 

“Yup, aku bekerja dibidang ini, ini adalah passionku”

 

“Kamu mempunyai bakat, kau tau”

 

“Hahaha thanks” ucap perempuan itu dengan tertawa renyah.

 

“Duduklah dulu aku akan meminjamkanmu bajuku dulu sementara bajumu aku cuci. Sepertinya kita satu ukuran”

 

“Tidak usah, lebih baik bajuku kamu kembalikan kalau kamu ada waktu saja, sementara aku pinjam bajumu”

 

“Oke, ide yang bagus”

 

Dengan itu dia berlalu kekamarnya dan Jessica sedang duduk di sofa ruang tamu.

 

“Ini, ganti bajumu didalam kamarku, aku akan membuatkanmu kopi. Kamu tidak sedang buru-buru kan”

 

“Iya waktuku sedang luang, tapi kopinya jangan terlalu manis ya” kata Jessica mencoba menyamankan diri. Setelah Jessica berganti dengan kemeja biru bergaris milik perempuan itu dia kembali ke ruang tamu yang sebenarnya merangkap sebagai ruang tengah, dengan tv yang berada depan sofa tempat Jessica duduk.

 

“Kemeja itu kelihatan cocok untukmu, ini kopi dengan sedikit gula”

 

“Terima kasih, kemeja seperti ini memang sesuai dengan seleraku” ucap Jessica dengan senyum kecil tersungging.

Sambil menikmati kopi masing-masing mereka menonton acara yang ada di televisi.

 

Saat ini mereka sedang menonton film, film yang mereka tonton bergenre melodrama.

 

“Aktris dalam film ini terlihat cantik dalam scene ini” komentar Jessica.

 

“Iya dia terlihat lebih cantik daripada scene-scene lainnya, atau mungkin semua aktris memang cantik”

 

“Sepertinya begitu, pada dasarnya aktris-aktris itu mempunyai wajah yang mengagumkan”

 

“Kamu berkata seolah wajahmu tidak cantik”. Ucap perempuan itu kini mengalihkan pandangannya ke arah Jessica.

 

Jessica pun juga mengalihkan pandangannya ke arah perempuan itu, Jessica sedari tadi tidak mengamati wajah orang dihadapannya kini sedikit kagum dengan kecantikan orang ini.

 

Dia mempunyai mata yang lebar, kulit putih susu, hidung mungil dan bentuk bibir yang unik. Tinggi badannya mungkin tidak lebih tinggi darinya tapi dia mempunyai pesona tersendiri sehingga Jessica nyaman berada didekatnya.

 

Jessica yang pada dasarnya agak sulit membuka diri dengan orang baru kini harus meyakini kalau orang didepannya ini memang orang yang menyenangkan, walaupun memang awalnya tadi sedikit menyebalkan.

 

“Apakah kamu tidak berkaca pagi ini? Aku tidak bisa berbohong kamupun mempunyai wajah yang mempesona”

 

“Hahaha kita seperti sedang merayu satu sama lain meskipun belum dua jam kita bertemu”. ucap perempuan itu.

 

“Oh dimana ย sopan santunku, aku Jessica. Jessica jung”. kata Jessica sambil menguluran tangannya.

 

“Aku Kim Taeyeon, senang bertemu denganmu Jessica”. Dengan senyum lebar dia membalas uluran tangan Jessica.

 

“Aku juga Taeyeon walaupun sebelum ini aku kesal denganmu”. Mereka tertawa bersama mengingat peristiwa yang terjadi tadi.

 

“Oh Jessica, bagaimana dengan kulitmu, kita harus mengobatinya sebelum melepuh”.

 

“Iya kamu benar, kulitku terasa perih”.

 

“Ok akan kuambilkan creamnya dulu dan membantu mengoleskannya”

 

Setelah Taeyeon mengambil creamnya dia kembali ke sofa rusng tamu dan duduk disebelah Jessica, dia membaca aturan pakai cream tersebut. Saat akan mengoleskan cream, betapa dia terkejut pemandangan yang ada didepannya. Dia membeku, jantungnya terasa berdetak lebih cepat.

 

Bukan karena luka Jessica, memang luka itu terlihat memerah. Taeyeon seketika meringis ikut merasakan betapa terasa perihnya luka Jessica ini kalau dia yang mengalaminya. Diam-diam dia kagum bagaimana bisa Jessica dengan tenangnya seolah tidak terasa apa-apa.

 

Tapi yang membuat jantungnya berdegup cepat ialah tubuh Jessica bagian atas yang terekspos karena sekarang Jessica melepas semua kancing kemejanya, memperlihatnya perut kencangnya dan saat dia mengarahkan pandangannya agak keatas.

 

Taeyeon disuguhkan pemandangan yang entahlah, dia tidak terlalu bisa berpikir sekarang. Seolah otaknya sedang mendidih saat ini. Pemandangan payudara Jessica yang untungnya masih tertutup bra, dalam hati dia berterima kasih kepada bra Jessica yang mencegahnya terkena serangan jantung saat ini juga.

 

Belum lagi kulit Jessica yang terlihat putih sempurna seperti pahatan emas itu, walaupun ada luka bakar itu tetapi tidak mengurangi kesempurnaan kulitnya. Dia berharap setelah ini lukanya itu tidak meninggalkan bekas, kalaupun nantinya ada bekas luka disitu taeyeon tidak akan keberatan dengan bekas luka itu.

 

“Hei Taeyeon, apa kamu akan membantu mengoleskan cream itu atau hanya kamu pegang saja. Karena aku akan kesulitan kalau harus melakukannya sendiri”

 

Lamunan Taeyeon seketika buyar, dia mengutuki dirinya yang menikmati pemandangan dihadapannya ini. Terakhir yang dia tahu, dia tidak pernah tertarik pada tubuh wanita. Tapi kenapa sekarang dia serasa berkedip adalah suatu dosa saat melihat tubuh Jessica,

 

“Tentu aku akan membantu, aku cuma menyesal kecerobohanku sehingga kulitmu menjadi memerah seperti ini”.

 

“Setelah ini juga sembuh, tapi ini bukan sepenuhnya kesalahanmu. Aku pun juga tidak memperhatikan jalan dengan benar” ucap Jessica untuk menenangkan Taeyeon.

 

“Kalau sampai membekas pasti aku akan lebih berdosa lagi” kata Taeyeon sambil jarinya mengoleskan cream ke luka Jessica. Dia mengoleskannya dengan pelan dan hati-hati supaya tidak lebih menyakiti Jessica.

 

“Hahaha kalaupun berbekas biarlah, bukan hal besar”

 

“Kalau ini tidak membaik atau berbekas berjanjilah kita akan ke dokter kulit untuk membuat bekasnya menghilang ok”. Taeyeon berkata dengan wajah sedihnya. Dia sudah selesai mengolesi luka Jessica dan sekarang dia lebih bersalah dengan kondisi Jessica.

 

Jessica yang menyadari perasaan bersalah Taeyeon pun bingung harus bagaimana, mereka adalah orang asing yang baru saja bertemu. Tapi Taeyeon dengan perhatiannya yang besar bisa membuat Jessica seakan sudah mengenal Taeyeon lama.

 

Mereka bertatapan cukup lama, tidak ada yang ingin mengatakan apapun. Seolah mereka berdua sedang saling mengenal lebih dalam dengan tatapan mereka. Bibir mereka sama-sama mengunggingkan senyum. Saat masih saling beradu tatap, Taeyeon yang semakin masuk kepesona Jessica tidak ingin masuk lebih dalam kepesonanya saat ini. Dia memutuskan mengakhiri sesi saling adu tatap ini, suasana menjadi semakin canggung lebih dari sebelumnya. Tapi yang mereka tahu, mereka tidak ingin pertemuan ini menjadi pertemuan terakhir. Mereka ingin bertemu lagi, ingin melanjutkan cerita perkenalan mereka.

 

 

 

Tbc…

 

*****

 

Hei hei, apa kabar kalian?:-)

Ada Taeyeon yang mulai muncul (tawa jahat). Gimana kemunculan Taeyeon feelnya bagus gak?.terus terang aku gak tahan buat gak masukin Taeyeon di cerita ini:-) ย ngegemesin banget itu bocah. Umur doang tua tapi kelakuan parah hahahaha

Chap ini agak panjang dikit ya ketimbang yang kemarin-kemarin, ya panjangan dikiiit aja sih.

Gimana feelnya di chap ini dapet gak?

Thanks buat semua apresiasinya, buat semua supportnya:-)

Apalagi yang masih nyempetin buat komen, aku bener2 butuh banyak bgt masukan. Moga rejekinya makin lancar yak jodoh deket:-)

 

Advertisements

39 thoughts on “Love can’t reach chapter 6”

  1. Dapat thor feel nya tapi kurang greget dari yg kemarin kemarin hehe
    Lebih greget lagi misal mereka ber3 ketemu kali yaa, fany di buat cemburu gitu hahaha
    Ditunggu aja kelanjutannya, semoga ff ini sama panjangnya atau lebih panjang lg dr ini (?) Hehe

    Like

    1. Baru juga taengsic ketemu mau graget gimana dan lagian kan mereka bahkan gak tau perasaan masing2 kan jd ya blm bs terang2an
      Saya ingetin lg saya ini author amatir dan ini 1st series saya jd kalo mnta yg greget bgt2 di tiap chapnya mgkn bkn wp ini tempatx:-)
      Saya coba semampu saya yah.thanks for comment:-)

      Like

  2. tu kan bener taeyeon oppa๐Ÿ˜—
    feelnya dapet banget๐Ÿ˜Š,
    Taengsic๐Ÿ˜š
    gue jadi berubah pikiran. Jessica sama Taeyeon aja dah๐Ÿ˜Š
    biarin si tipani mah mau sama krys kek sama sapa kek bodo amat males gue ama lu tipani๐Ÿ˜’

    eh seriusan author-nim 90?๐Ÿ˜ฑ
    songong amat ya gue yg 97 komen suka pake kata ‘lu’ sama author ๐Ÿ˜
    maaf ya author-nim๐Ÿ™

    Like

    1. Oh ya dpt feelx?
      Hahaha kalo taengsic sih bnernya ada rencana mau buat ff sendiri mgkn kapan2 tapi yg q takutin apa para reader setuju kalo aku buat ff taengsic apa gak kyk ngerasa di’hianati’ secara wp ini judulx aja jeti
      Soalx tanganq serius gatel pgn buat taengsic sih ya hahaha
      Hahaha q tau kok dsini banyak yg umurx masih muda bahkan yg bocah jg,
      Apa’an, kagak apa2 kali biasa aja. Q emang dr awal pgn less profil dsini krna takutx reader ada yg kagak enak kalo tau umurq hahaha. Serius kgak apa2 ngmg2 umurmu seumuran sama ponakanq hahaha line 97.thanks for comment:-)

      Like

  3. annyeonghaseyo author-nim ๐Ÿ™‚ . feel nya dapet banget, awalnya shock tak kirain itu fany wkwkwk eh ternyata taenguu gapapa lah taengsic… kalo ada fany pasti dia cembukur sama marah-marah kagak jelas

    Like

    1. Hahaha halooo, seneng kamu udah d update gini:-) …iya kalo tiffany yg nabrak pasti si jessica seneng2 aja yah dalem ati hahaha…yup aku aja cemburu apalg tiffany:-) .thanks for comment:-)

      Like

  4. jeng jeng jeng,,
    ada taengsic,,
    taengsic ketemu nih,,gimana yaa gue bingung nih,,mau milih taengsic am jeti.
    feelnya dapet banget,,
    semoga aja tiffany cemburu lihat mereka berdua.
    semoga jeti dipersatukan kembali,,
    next yaa,,semoga ff ini lebih panjang lg dri ini.heheh
    next next next,,!!

    Like

    1. Serius dapet feelx?:-) seneng dengernya. Bngng yah jd bsk2 kalo bwt one shoot taengsic 1 atau 2 kagak papa kan ya bwt selingan:-) . ini nih umat yg rajin doa hahaha doain aja dah.thanks for comment:-)

      Like

  5. Demi apapun ku suka kalau ada taeng disini hahahah kangen moment taengsic nih jadinya , emang bener tae itu umur doang tua tpi kelakuan nya astagaaa wkwkwkwk
    Ayo ayo lanjutkan moment mu taengsic ku menunggu, kok aku jadi rada ga suka sama krys yaa padahal dia ga salah apa2 tpi jadi kurang suka aja gara2 percakapan krys sama fany hmmm. Lanjut ya lanjut ditunggu

    Like

    1. Hahaha iya taengsic itu pasa mreka msh jman kepompong dulu dket kan ya, terus pas jman mr mr kan dket lg tuh bnyak moment, eh taunya si njess kluar. Itu berasa jd moment good bye gitu kgak sih pdhl mreka imut lo kalo dket gitu. Hahaha kl dsandingin sma uri juhyun kliatan bgt lo bedanya hahaha tp kl mslah profesionalitas mah taeng juaranya:-) …
      Kgak papa gak suka aja emang krys dsini buat aku doang kok:-) .yup keep waiting thanks for comment:-)

      Like

  6. Oyooo gemes banget taengsic wkwkwk
    Hai tor baru komen nih hrhehe
    Ceritanya bagus gemesin
    Panjangin lg dikit ceritanya huhu
    Oh ya fany cepet tau moment taengsic dong biar panas panas wkwk

    Like

    1. Haaaiii iyah:-) …
      Oh ya? Syukur deh..
      Iyah itu dia q yg gak bs ngatur panjang pndekx bner2 ngikutin mood bgt…
      Author amatir mah gni susah diatur
      Hahaha pgn bgt ya manasin tiffany. Thanks for comment:-)

      Like

  7. sabar aja ya krys kalo perlu cari yg lain aja, ๐Ÿ˜
    ta kira yuri krna diawli dgn kopi eh trnyata taeng ๐Ÿ˜
    entah jessie yg pemalas+kampret/gmn ya, krna prtama kan kna kopi’a di bagian perut jd knp semua kancing’a dibuka? kedua kan yg kena kopi di perut bkn punggung jd ngapain minta bantuan taeng buat olesin? kan masih bisa pke sndri ๐Ÿ˜’
    jessie sama org brupun udh bkin tu org jantungan ckck ๐Ÿ˜
    ntr kenalin taeng ke fany ya biar panas dibakar cemburu, jgn lupa tunjukin sdkit kemesraan’a ๐Ÿ˜

    Like

    1. Hahaha pgn amat sih krys nyari yg lain
      Hahaha q gak trlalu ngfeel kalo nulis yulsic tp kl baca beda lg
      Hahaha kl org kena luka bakar dperur itu psti pas ngolesnya kan sambil nunduk kan, la emang bs nunduk wong itu psti sakit kl nunduk mkx dia mnta tolong
      Dan itu kenapa dbuka kancing smw krna yg kena kopi itu perut bagian atas, udah djelasin dsitu:-)
      Hahaha jessica emang kagak sadar kali ya:-)
      Waduh bisa itu bisa:-)
      Thanks for comment:-)

      Like

  8. Part jeti ny ko blom ad..tae tetep y byun .. Ga salah tae jg c liat boobs ny jessie lngsng on..secara kn melon ny jessie gedong boo

    Like

  9. Bagus Thor..tpi pliss jangan buat Jessie cinta sma tae.. aku cma mau Jessica sama Tiffany… Satukanlah mereka ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ biar tae sma aku ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿค—๐Ÿค— JeTi yah JeTi

    Like

  10. kenapa harus taengoo yg muncul. kan jadi bingung jadinya yg mau dukung siapa. aku jeti shiper, tapi aku juga suka banget ama taensic couple.
    duh, saingan nya tiffy berat banget.

    haahahah….. untung taengii ga sampai mimisan ngeliat jessi seperti itu. wkwwkk…..
    penasaran dengan reaksi tiffy terhadap taengsic. ๐Ÿ˜

    Like

    1. Hahaha coba yuri yang muncul mgkn msh tetep jeti yak kalo sekarang bngng, terus terang aku juga bingung loh ngendinginnya ntr gmn hahaha
      Ilmunya taeng mah udah tinggi jd gak mungkin mimisan hahaha
      Yup, keep waiting:-) .thanks for comment

      Like

  11. Ga bisa banget bayangin krystal jdi cowo๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ malah ke cewe jadinya, dan taeyeon? Oh cmonnnnn.. Taengsic? Aku lbih suka yoonsic thor๐Ÿ˜ญ.. disini malah hrusny sifat taeyeon tiffany itu ketukar thorrrrr,keren bgt sifat taeyeon hahahaa

    Like

  12. Please bgt dong jgn sampai taengsic nggak mau aku kalau taengsic jdnya๐Ÿ˜ข maunya JETI~
    #teamjeti
    always fighting author๐Ÿ˜
    jaga kesehatan selaluโ˜บ

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s